Tips Parenting Zaskia Adya Mecca, Inspirasi untuk Para Orang Tua Baru
Jakarta, Gatranews.id – Nama Zaskia Adya Mecca bukan hanya dikenal sebagai aktris dan istri sutradara ternama Hanung Bramantyo, tetapi juga sebagai ibu dari enam anak yang aktif berbagi pengalaman seputar parenting. Di tengah kesibukannya sebagai publik figur, Zaskia kerap membagikan pandangan tentang pola asuh anak yang ia terapkan di rumah. Bagi para orang tua baru, tips yang ia bagikan bisa menjadi inspirasi dalam membangun hubungan sehat dengan buah hati.
Belajar dari Masa Kecil
Bagi Zaskia, menjadi orang tua bukan sekadar soal memberi aturan, melainkan juga memahami sisi emosional anak. Ia menekankan pentingnya refleksi pada masa kecil masing-masing. Menurutnya, setiap orang tua pasti punya pengalaman yang menyenangkan sekaligus pengalaman yang kurang menyenangkan saat diasuh dulu. Dari pengalaman itulah, orang tua bisa memilih apa yang perlu diteruskan dan apa yang sebaiknya ditinggalkan.
“Kalau dulu kita merasa bahagia saat diperlakukan dengan cara tertentu, lakukan itu pada anak kita sekarang. Kalau dulu ada hal yang bikin kita kesal atau sakit hati, jangan diulang,” ujar Zaskia. Prinsip sederhana ini menjadi pegangan utamanya dalam mendidik anak-anak.
Mengambil yang Baik, Meninggalkan yang Buruk
Zaskia menuturkan, pola asuh yang ia terapkan lahir dari perpaduan pengalaman pribadi dan nilai baru yang ia temukan dalam perjalanan sebagai ibu. Ia belajar bahwa tidak semua warisan pola asuh dari orang tua terdahulu harus dijalankan persis sama. Ada bagian-bagian yang baik untuk dipertahankan, seperti kedisiplinan dan tanggung jawab, namun ada pula bagian yang mungkin terasa membebani anak jika diterapkan kembali.
Dengan cara ini, setiap orang tua bisa membangun gaya parenting yang lebih relevan dengan zaman sekaligus lebih sehat bagi perkembangan psikologis anak.
Strategi Good Cop dan Bad Cop
Salah satu hal menarik yang juga dibagikan Zaskia adalah penerapan strategi “good cop” dan “bad cop” bersama Hanung Bramantyo. Sejak awal, pasangan ini sepakat membagi peran: satu pihak lebih tegas dalam menetapkan aturan dan batasan, sementara pihak lain menjadi sosok yang lebih lembut, penuh pengertian, dan siap menenangkan anak.
Namun, Zaskia mengingatkan bahwa pola ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Jika tidak dijalankan secara seimbang, anak bisa saja lebih dekat pada salah satu orang tua dan menjauh dari yang lain. Karena itu, ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara ayah dan ibu agar anak tetap merasakan kasih sayang yang sama dari keduanya.
Empati dan Kasih Sayang sebagai Kunci
Bagi Zaskia, kunci dari parenting adalah empati. Seberapa pun tegasnya aturan yang dibuat, anak tetap membutuhkan kelembutan, kasih sayang, dan perhatian. Orang tua yang hanya fokus pada disiplin tanpa memahami perasaan anak berisiko membangun jarak emosional dalam hubungan keluarga.
“Disiplin memang perlu, tapi jangan sampai menghilangkan rasa kasih sayang. Anak-anak harus merasa dicintai, diterima, dan didengar,” jelasnya. Dengan empati, orang tua bisa menghadirkan suasana rumah yang aman sekaligus membentuk karakter anak yang percaya diri.
Inspirasi untuk Orang Tua Baru
Tips parenting ala Zaskia Adya Mecca ini bisa menjadi panduan sederhana bagi mereka yang baru saja memasuki fase sebagai orang tua. Memahami pengalaman masa kecil, mengambil nilai-nilai positif, meninggalkan pola asuh yang kurang sehat, serta menjaga keseimbangan antara ketegasan dan kasih sayang adalah fondasi penting dalam mendidik anak.
Bagi Zaskia, setiap anak adalah individu yang unik. Karena itu, pola asuh tidak bisa hanya satu arah, melainkan harus disesuaikan dengan karakter masing-masing anak. Prinsip inilah yang membuatnya terus belajar dan beradaptasi dalam perjalanan panjangnya sebagai ibu dari enam anak.
Dengan pengalaman dan pandangan yang ia bagikan, Zaskia berharap semakin banyak orang tua baru yang berani membangun pola asuh yang sehat, penuh empati, dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Parenting bukanlah tentang menjadi sempurna, melainkan tentang terus berproses dan tumbuh bersama anak.
