Federasi BPW Indonesia Audiensi dengan Menteri HAM RI, Perkuat Sinergi Kesetaraan Gender
Jakarta, Gatranews.id — Federasi Business Professional Women (BPW) Indonesia diterima dalam audiensi resmi oleh Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, di Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam isu hak asasi manusia (HAM), kesetaraan gender, serta perlindungan hak perempuan dan anak di tingkat nasional maupun global.
Dalam audiensi tersebut, Natalius Pigai didampingi oleh Plt. Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM Aditya Sarsito Sukarsono, Direktur Penguatan HAM MKPU Giyanto, serta jajaran pejabat Kementerian HAM RI.
Ketua Umum Federasi BPW Indonesia, Dr. Ir. Giwo Rubianto, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Ia memperkenalkan BPW Indonesia sebagai federasi resmi yang berafiliasi dengan BPW International, organisasi global perempuan profesional dan pengusaha yang beranggotakan lebih dari 100 negara.
“Sejak berdiri sebagai BPW Jakarta pada 2022, kini BPW Indonesia telah dikukuhkan sebagai federasi nasional pada BPW International Forum dan Asia Pacific Regional Conference 2025,” ujar Giwo, Senin (8/092025).
Agenda Strategis BPW Indonesia
Dalam kesempatan tersebut, BPW Indonesia memaparkan rencana kerja sama dengan Kementerian HAM, di antaranya:
- Partisipasi dalam United Nations Commission on the Status of Women (UN CSW) ke-70 di New York pada Maret 2026.
- Penyelenggaraan seminar nasional terkait isu HAM, kesetaraan gender, serta perlindungan perempuan dan anak.
- Kegiatan berbasis komunitas di tingkat akar rumput untuk mendorong pemberdayaan perempuan.
Plt. Dirjen HAM Aditya Sarsito menyambut baik rencana tersebut dan mengusulkan penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) antara BPW Indonesia dan Kementerian HAM. Ia juga mengundang BPW Indonesia untuk berkolaborasi dalam rangkaian kegiatan menuju Hari HAM Internasional 10 Desember 2025.
Dukungan Pemerintah
Menteri HAM RI, Natalius Pigai, menegaskan pentingnya peran organisasi perempuan dalam memperkuat posisi Indonesia di forum internasional.
“Kerja sama strategis antara pemerintah dan organisasi perempuan sangat penting agar Indonesia tampil sebagai leading country dalam isu HAM dan kesetaraan gender,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh Kementerian HAM RI, Federasi BPW Indonesia berkomitmen memperkuat kontribusi perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak asasi manusia, kesetaraan gender, serta pemberdayaan perempuan dan anak di level nasional maupun global.
