Raffi Ahmad Kenang Masa SMA di SMAN 3 Jakarta, dari Utang di Warung hingga Pindah Sekolah
Jakarta, Gatranews.id – Presenter sekaligus aktor Raffi Ahmad mengenang masa sekolahnya di SMAN 3 Jakarta, salah satu sekolah favorit di Ibu Kota. Dalam kunjungan ke almamaternya beberapa waktu lalu, Raffi bercerita tentang pengalaman remajanya yang penuh warna, mulai dari kebiasaan berutang di warung hingga sering terlambat masuk kelas.
Raffi mengaku, saat masih duduk di bangku SMA, dirinya kerap tidak membawa uang saku cukup. Situasi itu membuatnya sering berutang kepada penjual warung di sekitar sekolah. Kini, kenangan tersebut justru ia ingat dengan tawa karena menjadi bagian dari kisah masa muda yang tidak terlupakan. “Banyak utang di warung,” ujarnya ringan, mengenang masa lalunya.
Selain soal utang, Raffi juga mengingat masa-masa bermain basket di lapangan sekolah. Menurutnya, basket menjadi salah satu aktivitas yang paling menyenangkan karena dilakukan bersama teman-teman. “Main basket, banyak sekali kenangan di sini,” katanya. Bagi Raffi, lapangan basket bukan hanya tempat olahraga, tetapi juga ruang kebersamaan yang mempererat pertemanan.
Namun, perjalanan sekolahnya tidak sepenuhnya mulus. Raffi mengaku kerap terlambat datang ke sekolah, terutama setelah pindah indekos ke lokasi yang lebih jauh. Jika semula ia bisa tiba tepat waktu saat tinggal di dekat sekolah, maka setelah pindah ia harus menempuh perjalanan panjang dengan mikrolet dan bus. Kondisi itu membuatnya sulit menghindari keterlambatan, bahkan pernah tidak diperbolehkan masuk kelas. “Saya sering banget telat, soalnya naik mikrolet, naik bus,” kenangnya.
Masalah keterlambatan itu diperparah dengan kesibukannya di dunia hiburan. Sejak usia remaja, Raffi sudah aktif di layar kaca dan sering terlibat syuting. Jadwal yang padat membuatnya sulit mengikuti kegiatan belajar secara penuh di SMAN 3 Jakarta. Akhirnya, setelah menyelesaikan kelas 1, ia memutuskan pindah ke SMAN 16 Jakarta agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa mengorbankan pekerjaannya.
Meski tidak menamatkan sekolah di SMAN 3, Raffi menegaskan bahwa sekolah tersebut tetap memiliki tempat istimewa dalam hidupnya. Kenangan sederhana seperti berutang di warung, bermain basket, hingga terlambat masuk kelas menjadi potongan-potongan cerita yang membentuk dirinya. “Banyak sekali kenangan di sini,” ucapnya.
SMAN 3 Jakarta sendiri dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Ibu Kota. Sekolah yang berlokasi di kawasan Setiabudi itu kerap melahirkan lulusan berprestasi di berbagai bidang, mulai dari akademik hingga seni dan olahraga. Bagi Raffi, menjadi bagian dari sekolah tersebut adalah kebanggaan tersendiri, meskipun akhirnya ia harus melanjutkan pendidikan di tempat lain.
Kini, sebagai salah satu figur publik paling sukses di Indonesia, Raffi melihat kembali masa SMA-nya dengan rasa syukur. Ia menilai pengalaman sederhana seperti berutang di warung atau terlambat karena naik mikrolet adalah bagian penting dari perjalanan yang membentuk karakter dan mentalnya. Dari seorang remaja yang sering telat masuk kelas, Raffi tumbuh menjadi salah satu artis, presenter, sekaligus pengusaha terkemuka yang disegani.
Kenangan itu, menurut Raffi, menjadi pengingat bahwa setiap pencapaian besar selalu berawal dari pengalaman kecil yang membekas.
