January 12, 2026

Telkom Merajut Ekosistem Digital Indonesia: Dari Koperasi Desa hingga Industri Global

  • August 19, 2025
  • 5 min read
Telkom Merajut Ekosistem Digital Indonesia: Dari Koperasi Desa hingga Industri Global

Jakarta, Gatranews.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) kian agresif memperkuat perannya sebagai penggerak digitalisasi, mulai dari desa hingga industri berskala besar.

Pada 21 Juli 2025, Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Klaten, Jawa Tengah. Acara tersebut dihadiri jajaran kabinet dan sekitar 8.000 kepala desa serta lurah dari berbagai daerah di Pulau Jawa.

Meski berlangsung sederhana, momen itu penting. Koperasi desa kini masuk ke dalam ekosistem digital nasional. KDMP merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Sebanyak 80.081 koperasi resmi bergabung. Tujuannya: memperkuat ekonomi desa dengan koperasi profesional, transparan, dan mandiri.

Di balik inisiatif besar itu, Telkom tampil sebagai aktor utama. Melalui platform Digi Koperasi, perusahaan menghadirkan sistem yang membuat koperasi desa lebih efisien dan terhubung. Konsep ini digawangi Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi.

Digi Koperasi: Jembatan Tiga Pilar Ekonomi Desa

Faizal menjelaskan Digi Koperasi berfungsi sebagai integrator yang menghubungkan tiga pilar utama: kementerian/lembaga (K/L), BUMN, dan UMKM.

“Fungsi Digi Koperasi itu menghubungkan tiga besar: kementerian/lembaga, BUMN, dan UMKM,” kata Faizal dalam paparan “Business Update Penguatan Product Hero Digital & B2B Telkom di Market” di Jakarta.

Rinciannya:

  • Pertama, memfasilitasi hubungan antar-K/L sebagai regulator.
  • Kedua, menghubungkan koperasi dengan BUMN, termasuk Himbara untuk pendanaan, serta tujuh BUMN pemasok produk bersubsidi seperti pupuk, beras SPHP, Minyak Kita, LPG, hingga obat-obatan.
  • Ketiga, membuka akses koperasi ke UMKM melalui marketplace B2B Padi UMKM, memungkinkan transaksi barang bersubsidi maupun komersial secara daring.

Digi Koperasi juga dilengkapi sistem kasir (point of sales), akuntansi otomatis, dan dashboard pemantauan kinerja. “Koperasi KDMP itu bisa kulakan barang bersubsidi dan komersial melalui Padi UMKM. Kita bikin satu platform lengkap, mulai dari belanja hingga akuntansi otomatis,” ujar Faizal.

AI Telkom: Matang Setelah 7 Tahun, Siap Akselerasi

Selain digitalisasi desa, Telkom mendorong percepatan adopsi kecerdasan buatan (AI).

Sejak 2018, Telkom telah mengembangkan lebih dari 50 solusi AI, antara lain:

  • AI Databox untuk mengelola data kementerian.
  • Legal Analytics yang menyederhanakan ratusan regulasi.
  • Social Media Analytics untuk memetakan sentimen publik.
  • CCTV Analytics dengan kemampuan prediktif untuk keamanan.

“Selama tujuh tahun, solusi AI Telkom sudah dipakai oleh 38 persen kementerian/lembaga, 20 persen BUMN dan swasta, serta menghasilkan akumulasi pendapatan hampir Rp1 triliun. Sekarang saatnya market acceleration,” ujar Faizal.

Telkom juga menyiapkan piloting AI di 1.046 BUMD yang dianggap representasi “miniatur Indonesia” dengan 12 sektor vertikal. Jika berhasil, model ini mudah diperluas ke skala nasional.

Kontribusi Ekonomi Rp55,7 Triliun per Tahun

Pada 2024, Telkom mencatat kontribusi Rp55,7 triliun kepada negara melalui pajak, PNBP, dan dividen. Dalam lima tahun, totalnya mencapai Rp241 triliun.

“Otomatis uang itu dipakai negara untuk kesejahteraan rakyat, dari pendidikan, koperasi, sampai subsidi,” jelas Faizal.

Data tersebut menegaskan peran Telkom bukan hanya sebagai korporasi pencetak laba, tetapi juga penopang fiskal negara.

Pilar Pertumbuhan Baru: IoT, Cyber Security, dan AI

Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menekankan peluang besar di pasar digital.

Meski konektivitas tetap menjadi inti bisnis, pertumbuhan tercepat kini datang dari solusi digital. Fokus Telkom lima tahun ke depan meliputi:

  1. Smart Connectivity berbasis AI dan cyber security.
  2. Internet of Things (IoT) untuk rumah pintar hingga industri.
  3. Cyber Security sebagai kunci keberlanjutan bisnis.
  4. Artificial Intelligence sebagai solusi nyata bagi pemerintah, bisnis, dan komunitas.

Telkom menargetkan kontribusi unit enterprise meningkat di atas 30 persen, lebih tinggi dari saat ini yang masih di bawah 20 persen. “Kita ingin hype AI ini jadi aksi nyata, sekaligus mengembangkan talenta digital agar kompetitif di Asia Tenggara,” ujar Vera.

B2B ICT: Solusi Vertikal, Bukan Generik

Faizal menekankan transformasi Telkom di B2B ICT tidak bisa lagi generik. Layanan harus sesuai kebutuhan tiap industri.

Telkom menetapkan 12 sektor vertikal prioritas, antara lain pertambangan, konstruksi, kesehatan, pendidikan, keuangan, dan logistik.

“Segmen customer vertical itu harus punya solusi unik dan customization,” ujarnya.

Contoh: industri tambang memerlukan sistem pemantauan digital, sementara sektor kesehatan butuh rekam medis elektronik terintegrasi.

Belajar dari Global Player

Strategi Telkom sejalan dengan tren global. Beberapa operator dunia telah menjadikan ICT dan solusi digital sebagai mesin pertumbuhan:

  • SingTel (Singapura): sejak 2012 fokus pada cloud computing dan cyber security.
  • NTT (Jepang): lewat NTT Data, dikenal sebagai penyedia system integration global.
  • Deutsche Telekom (Jerman): melalui T-Systems, melayani cloud, AI, dan IoT.
  • China Mobile (Tiongkok): agresif mengembangkan AI dan big data untuk transportasi serta keamanan kota.

Bedanya, Telkom menautkan transformasi digital bukan hanya untuk korporasi besar, tapi juga koperasi desa lewat KDMP. Pendekatan akar rumput ini menjadikan Telkom unik.

Inovasi dan Misi 5 Tahun ke Depan

Telkom bertekad melahirkan “anak-anak digital” baru yang bahkan bisa melampaui Telkomsel.

“Innovation is in our blood. Kita akan terus berinovasi untuk reshaping ekosistem digital Indonesia, dari desa hingga global,” kata Faizal.

Faizal menggambarkan peran Telkom bukan hanya operator telekomunikasi, melainkan arsitek ekosistem digital nasional:

  • Mendorong koperasi desa menjadi modern.
  • Menyediakan solusi ICT kustom untuk industri.
  • Mempercepat adopsi AI untuk efisiensi nasional.
  • Membawa Telkom relevan di panggung global.

Dengan arah ini, Telkom membuktikan bahwa transformasi digital bukan sekadar slogan, tetapi jalan panjang yang ditenun dari desa hingga dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *