January 12, 2026

PTPP Bangun Akses Baru ke New Priok, Perkuat Jalur Logistik Nasional

  • August 19, 2025
  • 2 min read
PTPP Bangun Akses Baru ke New Priok, Perkuat Jalur Logistik Nasional

Jakarta, Gatranews.id – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) resmi memulai pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) Seksi II. Jalur sepanjang 3,8 km itu akan menghubungkan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda dengan New Priok Container Terminal 1 (NPCT 1). Nilai proyek mencapai Rp2,33 triliun.

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, mengatakan kehadiran jalur baru akan mengurai kepadatan di New Priok South Access (NPSA) yang kini menjadi satu-satunya akses menuju NPCT 1. “NPEA akan menjadi akses baru yang memperkuat akses eksisting, sehingga mendukung kelancaran pergerakan barang dari dan menuju kawasan industri,” ujar Arif, Selasa (19/8).

Jalur NPEA juga akan terkoneksi dengan Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC). Dengan begitu, arus barang dari kawasan industri Cikarang, Cibitung, dan sekitarnya menuju Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan semakin lancar.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyebut pihaknya mengaplikasikan teknologi mutakhir untuk memastikan pembangunan berjalan tepat waktu. “Kami menggunakan Smart Infrastructure Technology (SIT) dan Building Information Modelling (BIM) untuk memantau progres real-time, visualisasi konstruksi terintegrasi, hingga pengukuran akurat dengan Multi Beam Echo Sounder dan Drone LiDAR,” katanya.

Perhatian Sosial dan Lingkungan

Selain aspek teknis, proyek ini juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan. PTPP merancang jembatan khusus dengan bentang 70 meter dan tinggi 16 meter untuk menjaga akses nelayan Cilincing dan Kalibaru. Material ramah lingkungan berupa slag atau limbah industri baja digunakan untuk menekan emisi karbon.

PTPP juga melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja dan menerapkan metode lean construction dengan reusable formwork guna mengurangi limbah.

Dengan pengalaman membangun sejumlah infrastruktur pelabuhan seperti Makassar New Port dan Kalibaru, PTPP optimistis proyek ini selesai tepat waktu.

“Proyek ini akan menjadi simbol kemajuan konektivitas maritim Indonesia, memperkuat daya saing logistik nasional, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tutur Joko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *