February 4, 2026

5 Jemaah Haji Khusus di Samarinda Gagal Berangkat, Kuasa Hukum Tagih Ganti Rugi Rp1,4 Miliar

  • June 18, 2025
  • 2 min read
5 Jemaah Haji Khusus di Samarinda Gagal Berangkat, Kuasa Hukum Tagih Ganti Rugi Rp1,4 Miliar

Samarinda, Gatranews.id – Sebanyak lima jemaah haji khusus asal Samarinda, Kalimantan Timur, gagal berangkat ke Tanah Suci meski telah melunasi biaya perjalanan. Kuasa hukum para jemaah kini menempuh jalur hukum dan meminta uang kliennya dikembalikan oleh pihak travel.

“Total dana yang telah disetorkan para jemaah sebesar Rp1,413 miliar,” kata kuasa hukum jemaah, Fensensius Tolayuk, dalam keterangan tertulis, Rabu (18/6).

Fensensius menjelaskan, kelima jemaah – berinisial P, S, S, Z, dan R – mendaftar haji sejak 2014 melalui agen perjalanan berinisial AZ Travel di Samarinda. Pembayaran dilakukan secara bertahap.

Dijanjikan Berangkat 2024, Gagal karena Dana Visa

Pada 2023, pihak travel meminta pelunasan biaya haji agar para jemaah bisa berangkat pada musim haji 2024. Namun setelah pelunasan dilakukan hingga batas akhir Mei, travel justru memberi kabar mengejutkan.

“Pada 9 Juni 2024, perwakilan travel bernama Yusuf Dedy memanggil para jemaah ke kantor AZ Travel dan menyampaikan bahwa mereka tidak bisa diberangkatkan karena kekurangan dana untuk membayar visa,” ujar Fensensius.

Kabar itu membuat jemaah kecewa, apalagi mereka telah menunggu selama lebih dari 10 tahun dan telah membayar lunas seluruh biaya perjalanan.

Dijanjikan Berangkat 2025, Kembali Gagal

Menurut Fensensius, setelah kasus ini sempat berlarut, pihak travel kembali menjanjikan pemberangkatan pada musim haji 2025. Namun janji itu kembali tidak ditepati.

“Faktanya, tahun ini mereka tetap tidak diberangkatkan,” ujarnya.

Karena tak kunjung ada kejelasan, para jemaah akhirnya membawa kasus ini ke ranah hukum. Mereka menuntut agar dana yang telah dibayarkan dikembalikan sepenuhnya.

Minta Pemerintah Turun Tangan

Fensensius juga meminta pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, turun tangan mengawasi agen-agen travel umrah dan haji di Indonesia.

“Perlu ada pengawasan ketat terhadap travel seperti AZ Travel agar tidak ada lagi jemaah yang menjadi korban,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak AZ Travel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *