Bank Raya Luncurkan Fitur “Tagih Uang” di Aplikasi Saku Bareng Raya, Ajak Komunitas Menabung Hingga 300 Anggota
Jakarta, Gatranews.id – Bank Raya Indonesia (AGRO), bagian dari BRI Group, terus memperkuat komitmennya sebagai bank digital dengan meluncurkan fitur terbaru bernama “Tagih Uang” pada aplikasi Saku Bareng Raya.
Fitur ini hadir sebagai solusi inovatif untuk mempermudah komunitas dalam menabung secara kolektif dan transparan, dengan kapasitas hingga 300 anggota dalam satu rekening bersama.
Fitur Tagih Uang dirancang untuk membantu admin komunitas dalam proses penagihan dan pengelolaan tabungan anggota. Admin dapat menentukan nominal tagihan bersama, mengirimkan pengingat, melakukan atau membatalkan penagihan, dan memantau status pembayaran anggota secara real-time. Fitur ini juga memungkinkan anggota menerima notifikasi transaksi, sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih praktis, transparan, dan aman.
Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya, menyatakan bahwa fitur ini hadir untuk merespons potensi pertumbuhan komunitas di Indonesia yang sangat besar. “Tantangan bagi komunitas ini adalah bagaimana menabung kolektif secara efisien dan efektif. Dengan fitur Saku Bareng, hal tersebut menjadi lebih mudah,” ujar Kicky.
Untuk menggunakan fitur ini, nasabah cukup mengakses aplikasi Raya App, memilih fitur Saku Bareng, lalu mengundang anggota menggunakan nomor kontak di ponsel. Anggota yang diundang akan menerima notifikasi untuk bergabung ke dalam rekening Saku Bareng tersebut.
Sejak peluncurannya pada Maret 2024, hingga akhir Kuartal I 2025, fitur Saku Bareng telah digunakan oleh lebih dari 3.300 anggota komunitas dengan total lebih dari 1.100 rekening Saku Bareng. Jumlah transaksi di aplikasi Raya App juga meningkat tajam sebesar 57,1% (yoy), sementara dana digital saving mencapai Rp1,4 triliun, tumbuh 55,03% dibanding tahun sebelumnya.
Bank Raya melihat kekuatan komunitas sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia. Dengan hadirnya fitur-fitur inovatif seperti Tagih Uang, Bank Raya berharap dapat terus mendorong literasi dan inklusi keuangan secara lebih luas, sekaligus menjadi kawan finansial digital andalan masyarakat Indonesia.
