February 4, 2026

Bupati Tanah Laut Soroti Pentingnya Bahasa Banjar: Jangan Hanya Identik dengan Kekasaran

  • May 3, 2025
  • 2 min read
Bupati Tanah Laut Soroti Pentingnya Bahasa Banjar: Jangan Hanya Identik dengan Kekasaran

Pelaihari, Gatranews.id – Suasana hangat dan penuh tawa menyelimuti pembukaan Education Expo 2025 di Pelaihari pada Rabu (30/4), saat Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyampaikan pidatonya. Di sela pesan penting tentang pelestarian budaya daerah, sang Bupati melontarkan candaan yang mencairkan suasana.

“Saya ingin mendengar Bahasa Banjar yang baik dan benar. Sekarang kok seringnya yang terdengar malah kasar-kasar saja,” ucapnya sambil tersenyum, yang langsung disambut tawa peserta yang hadir.

Lebih lanjut, Bupati Rahmat menekankan pentingnya menjaga dan menggunakan bahasa daerah sebagai bentuk pelestarian identitas budaya. Ia membagikan pengalamannya saat mengunjungi Rusia, di mana praktik keagamaan harus dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Dari pengalaman tersebut, ia merasa bahwa bahasa daerah, khususnya Bahasa Banjar, memiliki kekuatan sebagai perekat kebersamaan, terutama di luar wilayah asal.

“Kalau sedang di luar daerah dan tiba-tiba mendengar Bahasa Banjar, rasanya seperti bertemu keluarga sendiri. Karena itu, bahasa ini perlu kita rawat bersama,” tegasnya.

Tak hanya itu, Bupati juga berharap Education Expo bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk memperkuat tradisi lokal dan mendorong pengembangan potensi generasi muda.

Education Expo 2025 yang berlangsung hingga Minggu (4/5) ini mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Acara ini menampilkan pameran dari berbagai lembaga pendidikan, serta berbagai perlombaan yang sarat dengan nilai-nilai budaya lokal. Beberapa di antaranya adalah lomba membaca puisi Bahasa Banjar, menyanyi lagu daerah, Bakisah Bahasa Banjar, hingga peragaan busana di jalanan (Fashion Show on the Street).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut, Abdillah, menyebut kegiatan ini sebagai wadah apresiasi dan unjuk karya dunia pendidikan di daerah tersebut.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Myrza Fazrina, mengatakan bahwa Education Expo merupakan bagian dari upaya membangkitkan kembali kebanggaan terhadap identitas lokal melalui jalur pendidikan dan seni budaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *