Bank Raya Luncurkan Fitur Kasir di Saku Bisnis, Permudah Pelaku Usaha Pantau Keuangan Secara Digital
Jakarta, Gatranews.id – Bank Raya, bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group, kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital di sektor usaha dengan menghadirkan Fitur Kasir dalam layanan Saku Bisnis.
Fitur terbaru ini hadir untuk memudahkan para pelaku usaha dalam memantau dan mengelola transaksi keuangan bisnis secara real time langsung melalui aplikasi Raya.
Saku Bisnis sendiri telah menjadi fitur unggulan Bank Raya sejak diluncurkan pada November 2023. Layanan ini memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam mengelola keuangan secara digital dan telah terintegrasi dengan QRIS Bisnis.
Penambahan Fitur Kasir semakin melengkapi ekosistem digital Bank Raya untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pelaku usaha.
“Kami berkomitmen untuk memberdayakan pelaku usaha agar terus berkembang di setiap fase pertumbuhan. Fitur Kasir melengkapi ragam solusi pengelolaan keuangan bisnis digital, sehingga dapat menstimulasi pelaku usaha untuk naik kelas dari segala sisi bisnis,” ujar Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andrie Davetra.
Sejak diperkenalkan, Saku Bisnis menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Sepanjang 2024, penggunaan Saku Bisnis meningkat hingga 204% secara tahunan (year-on-year). Hal ini juga tercermin dari tingginya aktivitas transaksi QRIS Bisnis pada Desember 2024, dengan lebih dari 380 ribu transaksi dan total volume mencapai Rp6,1 miliar.
Saat ini, layanan QRIS Bisnis dari Bank Raya telah dimanfaatkan oleh lebih dari 5.000 merchant yang tersebar di 23 kota di seluruh Indonesia.
Dengan integrasi Fitur Kasir, pelaku usaha dan karyawan yang diberi akses dapat memantau transaksi pembayaran secara langsung, termasuk melalui QRIS.
“Kami terus mendorong peningkatan akuisisi QRIS Bisnis Bank Raya. Selain terintegrasi dengan Saku Bisnis yang membantu pelaku usaha mengelola keuangan lebih baik, aplikasi ini juga mendukung fitur manajemen karyawan dalam satu platform. Kami ingin memberikan solusi yang efisien dan praktis demi menunjang operasional usaha mereka,” jelas Kicky.
Fitur lain dalam Saku Bisnis termasuk menu mass transfer yang memungkinkan transfer ke sepuluh rekening sekaligus secara real time. Fitur ini mempermudah transaksi payroll, pembayaran ke supplier, serta pemisahan anggaran melalui hingga lima saku bisnis berbeda. Nasabah juga dapat dengan mudah mengecek mutasi rekening untuk pemantauan operasional keuangan yang lebih akurat.
“Kami akan terus memperkuat peran Saku Bisnis sebagai mitra digital pelaku usaha dalam mengembangkan usaha dan mengelola keuangan secara optimal. Ini juga sejalan dengan upaya kami mendukung program pemerintah dalam mengakselerasi pertumbuhan pelaku usaha di Indonesia,” tutup Kicky.
