Hati-hati! 7 Makanan Ini Bisa Jadi Racun Kalau Disimpan di Kulkas
Jakarta, Gatranews.id – Punya kulkas di rumah memang bikin segalanya jadi lebih praktis. Tinggal simpan, makanan pun bisa awet lebih lama. Tapi, tahukah kamu? Nggak semua bahan makanan cocok masuk kulkas. Bahkan, beberapa justru bisa berubah jadi beracun kalau disimpan di suhu dingin!
Supaya nggak salah langkah, yuk kenali 7 bahan makanan yang sebaiknya jangan disimpan di kulkas karena bisa membahayakan kesehatan.
1. Kentang
Kentang mentah terlihat aman, tapi kalau disimpan di kulkas bisa berbahaya. Suhu dingin membuat pati dalam kentang berubah jadi gula. Nah, saat dimasak—terutama digoreng—gula ini bisa bereaksi membentuk akrilamida, zat kimia yang dikaitkan dengan risiko kanker.
Sebaiknya: Simpan kentang di tempat kering dan sejuk, seperti dalam kantong kertas.
2. Nasi Matang
Kelihatannya sepele, tapi nasi juga bisa berbahaya kalau disimpan sembarangan. Kalau nasi dibiarkan terlalu lama di suhu ruang lalu dimasukkan ke kulkas, bakteri Bacillus cereus bisa berkembang. Bahayanya, racun yang dihasilkan bakteri ini nggak mati meski dipanaskan ulang.
Sebaiknya: Dinginkan nasi dalam waktu 1 jam setelah matang, simpan dalam wadah tertutup, atau langsung dibekukan.
3. Sayuran Hijau yang Sudah Dimasak
Bayam, kangkung, atau sawi yang sudah dimasak memang lezat dan sehat. Tapi, kalau disimpan terlalu lama di kulkas lalu dipanaskan lagi, bisa bahaya. Sayuran hijau mengandung nitrat alami yang bisa berubah menjadi nitrit—senyawa yang berpotensi karsinogenik alias pemicu kanker.
Sebaiknya: Masak secukupnya dan habiskan sekali makan. Jangan panaskan berulang kali.
4. Telur Rebus yang Retak atau Dikupas
Telur rebus yang cangkangnya retak atau sudah dikupas sangat rentan terpapar bakteri, terutama Salmonella. Kalau disimpan di kulkas dalam kondisi terbuka atau tidak higienis, bakteri ini bisa berkembang biak dengan cepat.
Sebaiknya: Simpan telur rebus dalam wadah tertutup dan segera dikonsumsi dalam 1–2 hari.
5. Bawang Putih dan Bawang Merah Cincang
Sudah biasa menyimpan bawang yang sudah dicincang di kulkas? Hati-hati. Dalam kondisi lembap dan tertutup, bawang bisa jadi tempat tumbuhnya Clostridium botulinum—bakteri penghasil racun botulinum yang bisa memicu kelumpuhan saraf.
Sebaiknya: Gunakan bawang sesaat setelah dicincang. Kalau mau disimpan, pastikan benar-benar kering dan tersimpan di wadah kedap udara.
Minyak yang sudah dipakai menggoreng, kalau disimpan di kulkas lalu digunakan lagi, bisa mengandung senyawa aldehida. Zat ini beracun dan bisa memicu peradangan serta kerusakan sel tubuh jika dikonsumsi terus-menerus.
Sebaiknya: Jangan simpan minyak bekas terlalu lama, apalagi di kulkas. Gunakan sekali atau dua kali, lalu buang dengan cara yang aman.
7. Madu Palsu atau Campuran
Madu asli sebenarnya tahan lama tanpa perlu masuk kulkas. Tapi kalau madunya campuran atau sudah tercemar air, penyimpanan di kulkas bisa memicu fermentasi. Akibatnya, madu bisa menghasilkan gas dan alkohol yang bisa mengganggu pencernaan.
Sebaiknya: Simpan madu di suhu ruang dan pastikan tertutup rapat. Pilih madu murni yang tidak mudah rusak.
Kulkas memang membantu menjaga makanan tetap segar, tapi nggak semua bahan cocok disimpan di sana. Salah-salah, malah bisa membahayakan kesehatan. Jadi, yuk lebih teliti dan bijak dalam menyimpan makanan. Ingat, bukan soal awetnya, tapi soal aman dikonsumsi.
