BRICS Perkuat Kedaulatan Finansial: Inovasi Sistem Pembayaran Digital Lintas Batas
Moskow, Gatranews.id – Negara-negara anggota BRICS—Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, serta anggota baru seperti Mesir, Iran, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Indonesia, dan Ethiopia—tengah merancang sistem pembayaran digital lintas batas.
Langkah ini bertujuan untuk memperkuat integrasi ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada sistem pembayaran global yang berbasis di negara-negara Barat.
Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov, mengungkapkan bahwa sistem pembayaran digital ini akan memanfaatkan teknologi blockchain dan aset keuangan digital guna meningkatkan efisiensi transaksi antarnegara.
Selain itu, BRICS juga berencana untuk menggunakan mata uang nasional masing-masing dalam transaksi bilateral, sehingga dapat memperkuat stabilitas ekonomi negara anggota.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BRICS untuk menciptakan sistem keuangan yang lebih mandiri dan tahan terhadap tekanan geopolitik. Dengan adanya sistem ini, negara-negara anggota diharapkan dapat mengurangi risiko akibat sanksi ekonomi dan fluktuasi nilai tukar mata uang asing, khususnya dolar AS dan euro.
Sistem pembayaran digital BRICS juga berpotensi membuka akses keuangan yang lebih luas bagi bisnis dan individu di negara anggota. Dengan adopsi teknologi digital, transaksi dapat dilakukan dengan lebih cepat, aman, dan transparan, sehingga meningkatkan kepercayaan dalam ekosistem keuangan global.
Namun, pengembangan sistem ini bukan tanpa tantangan. Beberapa kendala utama meliputi perbedaan regulasi keuangan di masing-masing negara, infrastruktur digital yang masih berkembang di beberapa wilayah, serta potensi resistensi dari sistem keuangan global yang sudah mapan. Selain itu, kemungkinan adanya tekanan dari negara-negara Barat juga dapat menjadi faktor yang mempengaruhi implementasi sistem ini.
Meskipun demikian, BRICS tetap berkomitmen untuk memperkuat kerja sama ekonomi melalui inovasi di sektor keuangan. Dengan sistem pembayaran digital yang terintegrasi, BRICS berpotensi menjadi kekuatan baru dalam perekonomian global dan mendorong model perdagangan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi semua anggotanya.
