January 12, 2026

Teror Berlanjut: Kantor Tempo Dikirimi Enam Bangkai Tikus Terpenggal

  • March 22, 2025
  • 2 min read
Teror Berlanjut: Kantor Tempo Dikirimi Enam Bangkai Tikus Terpenggal

Jakarta, Gatranews.id – Teror terhadap kantor redaksi Tempo kembali berlanjut. Setelah sebelumnya menerima paket berisi kepala babi busuk, kini redaksi Tempo mendapat kiriman enam bangkai tikus tanpa kepala pada Sabtu (22/3/2025) pagi.

Paket misterius ini ditemukan oleh petugas kebersihan sekitar pukul 08.00 WIB di area parkir kantor Tempo di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan. Bungkusan yang awalnya diduga berisi makanan instan ternyata menyimpan pemandangan mengerikan: enam ekor tikus yang kepalanya telah dipenggal dan ditumpuk begitu saja di dalam kotak.

Paket Mengerikan Dilempar Tengah Malam

Dari rekaman CCTV, paket mencurigakan itu tampak dilempar oleh seorang pria tak dikenal pada pukul 02.11 WIB dari luar pagar kantor Tempo. Paket itu sempat menghantam bodi sebuah mobil yang sedang terparkir sebelum jatuh ke tanah.

Keanehan lainnya, paket ini dibungkus dengan kertas kado bermotif bunga mawar merah, seolah sengaja dibuat menarik perhatian. Namun, isinya justru berisi teror yang mengerikan.

Rentetan Teror: Dari Kepala Babi hingga Ancaman Kematian

Kiriman bangkai tikus ini menjadi teror kedua dalam sepekan bagi redaksi Tempo. Sebelumnya, pada 19 Maret 2025, kantor Tempo menerima paket kepala babi busuk yang telah dipotong telinganya.

Tak hanya itu, ancaman terhadap Tempo juga menyebar ke dunia digital. Pada 21 Maret 2025, akun Instagram @derrynoah mengirim pesan berisi ancaman berbunyi:

“Kami akan terus mengirimkan teror sampai mampus kantor kalian!”

Ancaman ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kebebasan pers dan keselamatan jurnalis di Indonesia.

Tempo Tegas: Kami Tidak Takut!

Menanggapi rentetan teror ini, Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan gentar dengan upaya intimidasi semacam ini.

“Jika tujuan mereka adalah untuk menakut-nakuti, kami tegaskan bahwa redaksi Tempo tidak akan mundur. Kami tetap berpegang pada prinsip jurnalistik dan terus menyuarakan kebenaran.”

Polisi telah turun tangan untuk mengusut kasus ini. Tim khusus telah dibentuk guna mengidentifikasi pelaku dan mengungkap motif di balik teror ini. Sebanyak 20 personel kepolisian telah mendatangi kantor Tempo untuk mengambil barang bukti dan memeriksa rekaman CCTV.

Mabes Polri menegaskan bahwa mereka akan mengusut tuntas kasus ini demi menjaga kebebasan pers di Indonesia.

Gelombang Solidaritas: Jurnalis dan Publik Bereaksi

Teror terhadap Tempo menuai reaksi keras dari berbagai pihak. Sejumlah organisasi pers dan tokoh masyarakat mengecam tindakan intimidasi ini. Mereka menegaskan bahwa kebebasan pers adalah pilar demokrasi yang harus dijaga.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Publik kini menanti, apakah pelaku di balik teror ini akan segera terungkap?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *