February 4, 2026

Hadis-Hadis Sahih tentang Malam Lailatul Qadar: Keutamaan, Tanda, dan Amalan yang Dianjurkan

  • March 21, 2025
  • 3 min read
Hadis-Hadis Sahih tentang Malam Lailatul Qadar: Keutamaan, Tanda, dan Amalan yang Dianjurkan

Jakarta, Gatranews.id – Malam Lailatul Qadar adalah malam yang paling istimewa dalam bulan Ramadan. Keutamaannya dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis-hadis sahih dari Rasulullah ﷺ. Malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan, di mana setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya dan doa-doa dikabulkan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang keutamaan Lailatul Qadar berdasarkan hadis-hadis sahih, tanda-tandanya, serta amalan yang dianjurkan agar kita bisa meraih keberkahan malam tersebut.

1. Keutamaan Malam Lailatul Qadar

a. Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang luar biasa, sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barang siapa yang menghidupkan Malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari No. 1901, HR. Muslim No. 760)

Hadis ini menunjukkan bahwa siapa saja yang beribadah dengan ikhlas di malam tersebut akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

b. Malam Turunnya Para Malaikat dan Roh Kudus (Jibril)

Lailatul Qadar juga merupakan malam di mana para malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ:
إِنَّ الْمَلَائِكَةَ تِلْكَ اللَّيْلَةَ فِي الْأَرْضِ أَكْثَرُ مِنْ عَدَدِ الْحَصَى

“Pada malam itu, jumlah malaikat yang turun ke bumi lebih banyak dari jumlah butiran pasir.”
(HR. Ahmad No. 10824)

Ini menunjukkan betapa agungnya malam Lailatul Qadar, di mana malaikat turun membawa kedamaian bagi mereka yang beribadah.

2. Waktu Terjadinya Lailatul Qadar

a. Terjadi di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Rasulullah ﷺ memberikan petunjuk untuk mencari Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama di malam-malam ganjil.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَجْتَهِدُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مَا لَا يَجْتَهِدُ فِي غَيْرِهِ

“Rasulullah ﷺ bersungguh-sungguh dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan lebih dari malam-malam lainnya.”
(HR. Muslim No. 1175)

Ini menegaskan bahwa umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di malam-malam tersebut agar tidak melewatkan keutamaan Lailatul Qadar.

b. Malam Ganjil di Sepuluh Hari Terakhir

Dalam hadis lain, Rasulullah ﷺ juga memberikan isyarat bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam-malam ganjil.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.”
(HR. Bukhari No. 2017, HR. Muslim No. 1169)

Ini berarti malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan memiliki kemungkinan besar sebagai Lailatul Qadar.

3. Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar

a. Suasana Malam yang Tenang dan Damai

Dalam sebuah hadis, Rasulullah ﷺ menyebutkan tanda-tanda khusus yang menunjukkan Lailatul Qadar.

عَنْ عُبَيْ بْنِ كَعْبٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةٌ طَيِّبَةٌ، لَا حَارَّةٌ وَلَا بَارِدَةٌ، تُصْبِحُ الشَّمْسُ صَبِيحَتَهَا ضَعِيفَةً حَمْرَاءَ

“Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kedamaian, tidak panas dan tidak dingin. Pada pagi harinya, matahari terbit dengan cahaya yang lembut dan tidak menyilaukan.”
(HR. Ahmad No. 22810, HR. Muslim No. 762)

Tanda-tanda ini menjadi indikasi bagi umat Islam untuk lebih peka dalam mendeteksi datangnya Lailatul Qadar.

4. Amalan yang Dianjurkan di Malam Lailatul Qadar

a. Memperbanyak Ibadah dan Doa

Amalan utama di malam Lailatul Qadar adalah memperbanyak ibadah, termasuk shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan berzikir.

عَنْ أَبِي ذَرٍّ، قَالَ:
قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنْ أَدْرَكْتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فَمَا أَقُولُ؟ قَالَ:
قُلْ: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Wahai Rasulullah, jika aku menjumpai Lailatul Qadar, doa apa yang harus aku baca?” Beliau menjawab:
‘Bacalah: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي (Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni)’.”

(HR. Tirmidzi No. 3513, HR. Ibnu Majah No. 3850)

Doa ini menunjukkan bahwa malam Lailatul Qadar adalah waktu terbaik untuk memohon ampunan kepada Allah.

b. I’tikaf di Masjid

Rasulullah ﷺ juga menganjurkan umat Islam untuk melakukan i’tikaf di sepuluh malam terakhir Ramadan guna mencari keberkahan Lailatul Qadar.

عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ:
كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَعْتَكِفُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Nabi ﷺ selalu beri’tikaf di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.”
(HR. Bukhari No. 2025, HR. Muslim No. 1171)

Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan, di mana doa dikabulkan dan pahala dilipatgandakan. Rasulullah ﷺ memberikan petunjuk mengenai tanda-tanda malam ini serta amalan yang dianjurkan agar umat Islam bisa meraihnya. Semoga kita semua diberi kesempatan untuk mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar tahun ini. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *