February 4, 2026

Kurma Bisa Tumbuh dan Berbuah di Indonesia? Ini Faktanya…

  • March 18, 2025
  • 3 min read
Kurma Bisa Tumbuh dan Berbuah di Indonesia? Ini Faktanya…

Jakarta, Gatranews.id – Kurma selama ini identik dengan negara-negara Timur Tengah yang memiliki iklim panas dan kering. Namun, siapa sangka, buah bernutrisi tinggi ini ternyata bisa tumbuh dan berbuah di Indonesia! Sejumlah petani di berbagai daerah telah membuktikan bahwa pohon kurma bisa berkembang di tanah air, bahkan berpotensi menjadi komoditas unggulan.

Keberhasilan budidaya kurma di Indonesia bukan sekadar wacana. Di beberapa daerah, seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi, para petani mulai membudidayakan pohon kurma dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi iklim tropis. Hasilnya? Beberapa varietas kurma seperti Barhee, KL1, dan Ajwa mulai menunjukkan hasil panen yang menjanjikan.

Tantangan dan Rahasia Sukses Budidaya Kurma di Indonesia

Banyak yang meragukan bahwa kurma bisa tumbuh di Indonesia karena tanaman ini biasanya membutuhkan kondisi lingkungan yang kering dengan curah hujan rendah. Namun, para petani menemukan cara agar kurma tetap bisa berkembang, meskipun berada di iklim tropis dengan tingkat kelembapan tinggi.

Salah satu kunci suksesnya adalah pemilihan bibit unggul yang cocok dengan kondisi tanah di Indonesia. Selain itu, teknik irigasi yang tepat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan tanaman. Petani di Lombok, NTB, misalnya, telah menerapkan sistem drainase yang baik untuk menghindari genangan air yang bisa merusak akar pohon kurma.

“Kami awalnya ragu karena kurma identik dengan daerah gurun. Tapi setelah mencoba berbagai metode, ternyata kurma bisa tumbuh dan berbuah di sini,” ujar Ahmad Fauzi, seorang petani kurma di Lombok.

Selain faktor lingkungan, penyerbukan buatan juga menjadi langkah penting dalam budidaya kurma di Indonesia. Berbeda dengan di Timur Tengah yang mengandalkan angin untuk membantu proses penyerbukan, di Indonesia petani harus melakukan penyerbukan secara manual untuk memastikan buah bisa berkembang dengan baik.

Potensi Ekonomi, Kurma Lokal Bisa Saingi Impor?

Keberhasilan menanam kurma di Indonesia membuka peluang ekonomi yang besar. Selama ini, Indonesia masih sangat bergantung pada impor kurma, terutama menjelang bulan Ramadan. Jika budidaya kurma lokal terus berkembang, bukan tidak mungkin ketergantungan terhadap kurma impor bisa dikurangi, bahkan Indonesia berpotensi menjadi produsen kurma di masa depan.

Pasar kurma di Indonesia sangat besar. Menurut data Kementerian Pertanian, setiap tahun Indonesia mengimpor ratusan ribu ton kurma dari berbagai negara seperti Arab Saudi, Tunisia, dan Mesir. Dengan harga jual yang cukup tinggi, budidaya kurma bisa menjadi peluang bisnis baru bagi para petani lokal.

“Pasarnya luar biasa, apalagi saat Ramadan. Jika kita bisa memproduksi sendiri, tentu akan sangat menguntungkan. Kami optimis kurma lokal bisa bersaing dengan kurma impor,” tambah Ahmad.

Beberapa petani bahkan sudah mulai menjual kurma hasil panennya di pasar domestik. Meski jumlahnya masih terbatas, respons konsumen cukup positif karena kurma lokal dinilai lebih segar dibandingkan dengan kurma impor yang harus melewati proses pengawetan.

Masa Depan Budidaya Kurma di Indonesia

Keberhasilan menanam kurma di Indonesia menunjukkan bahwa inovasi di sektor pertanian terus berkembang. Dengan dukungan dari pemerintah serta riset yang berkelanjutan, bukan tidak mungkin kurma bisa menjadi salah satu komoditas unggulan tanah air.

Petani berharap pemerintah dapat memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan, bantuan bibit unggul, hingga akses pasar yang lebih luas agar budidaya kurma semakin berkembang. Jika dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin Indonesia akan dikenal sebagai salah satu negara penghasil kurma berkualitas tinggi di masa depan.

Budidaya kurma di Indonesia masih dalam tahap pengembangan, tetapi potensi besarnya tidak bisa diabaikan. Dengan semakin banyak petani yang tertarik untuk membudidayakan kurma, harapan untuk melihat kurma lokal berjaya di pasar domestik maupun internasional semakin terbuka lebar. Apakah Indonesia akan menjadi produsen kurma berikutnya? Kita nantikan bersama!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *