January 12, 2026

Pengamat Kritik Keras Pembentukan Danantara

  • March 5, 2025
  • 2 min read
Pengamat Kritik Keras Pembentukan Danantara

Jakarta, Gatranews.id – Pembentukan Danantara melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) menuai sorotan tajam dari pengamat ekonomi, Gumarang. Menurutnya, gagasan ini sebenarnya memiliki potensi positif, namun pelaksanaannya dianggap terburu-buru dan berisiko tinggi mengingat kondisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang masih belum stabil.

“Masalah kebijakan Danantara melalui BPI, bagus saja tapi bercermin dari BUMN yang merugi terus dan banyak terancam bangkrut yang selalu membebani negara,” kata Gumarang.

Ia menyoroti bahwa banyak perusahaan di bawah naungan BUMN masih bergulat dengan kerugian berkepanjangan, sehingga menjadi beban bagi keuangan negara.
Lebih lanjut, Gumarang menyarankan agar pembentukan Danantara ditunda hingga ada perbaikan mendasar pada perusahaan-perusahaan BUMN.

“Pembentukan Danantara itu bagus saja tapi tunda dulu, benahi perusahaan di bawah BUMN itu dulu sampai bersih dari kotoran-kotoran baru dilebur ke Danantara,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa langkah pembersihan ini penting untuk memastikan fondasi yang kuat sebelum melangkah ke tahap konsolidasi.

Gumarang juga memperingatkan dampak serius yang bisa terjadi jika kebijakan ini gagal.

“Bila BPI Danantara gagal atau merugi maka ancaman serius bagi runtuhnya ekonomi nasional,” ujarnya.

Menurutnya, kegagalan Danantara tidak hanya akan memperburuk kondisi keuangan negara, tetapi juga berpotensi memicu krisis ekonomi yang lebih luas.

Kritik ini muncul di tengah diskusi hangat mengenai rencana pemerintah untuk membentuk Danantara sebagai upaya mengelola aset negara secara lebih terintegrasi. Namun, sorotan terhadap kesiapan dan risiko yang menyertainya terus menjadi perhatian publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *