January 11, 2026

Menteri LH Tinjau Pengelolaan Sampah dan Tanam Pohon di SMAN 1 Sukaraja, Beri Pesan Penting untuk Generasi Muda

  • February 13, 2025
  • 2 min read
Menteri LH Tinjau Pengelolaan Sampah dan Tanam Pohon di SMAN 1 Sukaraja, Beri Pesan Penting untuk Generasi Muda

Bogor, Gatranews.id – Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan ke SMAN 1 Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Kamis (13/2/2025).

Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau sistem pengelolaan sampah di sekolah serta turut serta dalam penanaman pohon sukun sebagai simbol ketahanan pangan.

SMAN 1 Sukaraja sendiri telah meraih penghargaan Adiwiyata tingkat nasional atas upayanya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan ramah lingkungan.

Pesan Menteri LH untuk Generasi Muda

Dalam kesempatan tersebut, Hanif Faisol menegaskan pentingnya edukasi lingkungan bagi generasi muda. Menurutnya, kesadaran lingkungan harus ditanamkan sejak dini agar dapat menjadi budaya yang berkelanjutan.

“Kegiatan seperti ini sangat penting karena kita menitipkan ide dan gagasan kepada generasi muda demi keberlanjutan lingkungan. Saya berharap ini memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.

Hanif juga menyoroti permasalahan pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan BPLH memantau 343 tempat pemrosesan akhir (TPA) di Indonesia serta sedang merumuskan strategi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di tingkat daerah.

“Kami tengah mengupayakan pendekatan baru dalam penanganan sampah di seluruh Indonesia. Dalam waktu dekat, pemerintah akan mengimbau seluruh bupati dan wali kota untuk mematuhi amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa upaya ini bertujuan untuk mengakhiri praktik pengelolaan sampah yang tidak ramah lingkungan dan mendorong terbentuknya budaya peduli sampah guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Kita harus segera meninggalkan kebiasaan yang tidak ramah lingkungan dan membangun budaya peduli sampah. Indonesia Emas 2045 harus didukung oleh masyarakat yang sadar akan pentingnya kebersihan dan keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.

SMAN 1 Sukaraja Berkomitmen Jaga Lingkungan

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sukaraja, Emi Rosmiami, mengapresiasi kunjungan Menteri LH. Ia mengungkapkan bahwa dalam waktu kurang dari dua tahun, sekolahnya berhasil meraih penghargaan Adiwiyata tingkat nasional berkat kerja sama seluruh elemen sekolah.

“Kehadiran Pak Menteri menjadi dorongan bagi kami untuk terus menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan sehat bagi para siswa. Kami berharap anak-anak kami dapat menjadi duta lingkungan di mana pun mereka berada,” ungkap Emi.

Ia juga menekankan bahwa kesadaran lingkungan yang telah ditanamkan di sekolah diharapkan dapat menginspirasi para siswa untuk berkontribusi dalam pelestarian alam.

“Semoga mereka menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam. Ini juga menjadi motivasi bagi siswa lain bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *